SMA Laboratorium UM Terapkan Sistem Modul

siswa-di-malang-ujian-nasional

SMA Laboratorium Universisitas Negeri Malang (UM) rencananya akan mengembangkan sistem pendidikan dengan modul. Dimana pembelajaran yang diterima siswa akan disesuaikan dengan kemampuan siswa melahap materi.

“Siapa yang cepat belajarnya maka akan lebih cepat menuntaskan studi, karena itu dalam satu kelas bisa diberikan modul yang berbeda,” ungkap Kepala Sekolah SMA Lab. UM, Ridlwan Joharmawan kepada Malang Post.

Model pembelajaran dengan modul ini kata dosen Jurusan Kimia FMIPA UM ini, sudah diterapkan pada SD Lab. UM. Lalu baru akan diterapkan di SMA Lab. UM setelah melalui tahapan penelitian. Terutama yang harus diteliti adalah input siswa, kesiapan guru, sarana prasarana, dan juga orang tua. Karena bisa jadi ada siswa yang memiliki kemampuan belajar yang cepat tapi orang tua tidak mendukung sang anak untuk segera lulus sebelum tiga tahun di SMA.

Menurutnya model pembelajaran menggunakan modul ini sebenarnya sama dengan program akselerasi. Namun siswa tidak dibedakan dalam kelas khusus seperti kebanyakan program akselerasi yanga da saat ini. Siswa justru membaur menjadi satu dengan yang lain akan tetapi mendapatkan modul yang lebih banyak dibandingkan temannya. Karena temannya baru modul ke satu bia jadi siswa yang cepat belajarnya sudah diberikan modul yang kedua,”ucapnya.

Related Blogs

Leave us a Comment